Ike Firdianasari
Hanya sekedar berbagi pengetahuan
Rabu, 10 November 2010
Senin, 08 November 2010
Bunga Ungu Yang Cantik
LAVENDER? Wow, bunganya sangat harum berwarna ungu. Nama latin-Nya Lavandula afficinalis syn.L. angustifolia (Lamiaceae) sosok pohonnya mirip rumput. Maka ada yang menyebut si Ungu, Rumput Raksasa. Tetapi ada juga yang menyebutnya si ilalang. Tanaman ini berasal dari Eropa, tepatnya di wilayah Perancis. Ia dimanfaatkan sebagai parfum. Perlengkapan upacara keagamaan (ritual) dan tanaman obat sejak zaman Romawi kuno.
Orang Roma menyebut Lavender dengan sebutan lavare yang artinya 'mencuci' atau 'menyegarkan'. Kerena mereka merasakan bahwa aroma bunga Lavender mampu menyegarkan otak dan menjernihkan jiwa. Aroma ini diperoleh dari minyak (ekstrak) bunga Lavender. Yang mana, minyak tersebut dapat dijadikan parfum, minyak gosok, ramuan untuk mandi dan obat-obatan. Karena Lavender banyak manfaatnya, maka ia dijuluki Si Ungu Ajaib dan memiliki nilai jual tinggi.
Bunga Lavender banyak manfaatnya karena mengandung zat-zat yang mampu mengendorkan dan melemaskan sistem kerja urat-urat syaraf dan otot-otot yang tegang. Ini yang membuat seseorang menjadi merasa rileks (otak segar dan jiwa tenang) ketika menghirup aroma bunga Lavender. (bbsb)
Minggu, 07 November 2010
Bunga Anggrek Dendrobium Ungu
Angrek Dendrobium merupakan jenis Anggrek asli Indonesia yang mempunyai banyak warna, bentuk dan aroma yang khas.
Bunga Anggrek Dendrobium dapai bertahan kurang lebih 2 mingguan. Anggrek Dendrobium adalah salah satu genus Anggrek terbesar yang terdapat pada dunia ini.
Diperkirakan Anggrek ini terdiri dari 1600 spesies.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, diantaranya lingkungan, yakni sinar matahari, kelembaban dan temperatur, serta pemeliharaan seperti pemupukan, penyiraman. Anggrek tanah pada umumnya lebih tahan panas dari pada anggrek pot. Tetapi temperatur yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Kelembaban nisbi (Rh)yang diperlukan untuk anggrek berkisar antara 60-85%. Fungsi kelembaban yang tinggi bagi tanaman antara lain untuk menghindari penguapan yang terlalu tinggi. Pada malam hari kelembaban dijaga agar tidak terlalu tinggi, karena dapat mengakibatkan busuk akar pada tunas-tunas muda. Oleh karena itu diusahakan agar media dalam pot jangan terlampau basah. Scdangkan kelembaban yang sangat rendah pada siang hari dapat diatasi dengan cara pemberian semprotan kabut (mist) di sekitar tempat pertanaman dengan bantuan sprayer.
Langganan:
Komentar (Atom)